Category Archives: Uncategorized

Produksi sesuai model dari customer

Dear all,

Bila ibu/bapak mempunyai model baju yang ingin diproduksi,

bisa dikirimkan ke email nya ke tsp.garment@gmail.com.

Kita juga mempunyai banyak katalog bila ada yang ingin membeli grosir.

Trims.

Proses Pembuatan Pakaian di Pabrik Baju

Tidak diragukan lagi setiap orang pernah membeli baju entah itu di toko baju, outlet, bahkan dipameran. Tapi berapa banyak orang yang mengetahui bagaimana proses pembuatan pakaian ? Dalam prosesnya, pembuatan pakaian tidak hanya melibatkkan satu pihak saja. Ada begitu banyak proses yang harus dilalui sampai hasil produk siap diedarkan, dan tentu saja proses ini tidak murah.

Selain dari peralatan mesin yang mahal, sebuah pabrik baju pun membutuhkan tenaga manusia untuk menggerakan mesin –mesin tersebut dan ada juga kegiatan dalam proses ini yang memang harus dikerjakan oleh tangan manusia.

Proses pembuatan pakaian di sebuah Pabrik Baju

  1. Design / Sketch

    Dalam pembuatan baju, langkah pertama adalah membuat disain atau seketsa. Yang melakukan tugas ini adalah designer. Seorang designer bertugas untuk merancang baju dan menuangkan kreativitasnya ke dalam kertas seketsa. Kemudian seketsa akan dianalisa oleh panel designer. Panel designer akan memilih beberapa design yang terbaik dan kemudian design tersebut akan diproses untuk dibuatkan pola.

  2. Pola Design

    Seseorang yang bertugas untuk membuat pola design akan mengembangkan pola pertama untuk didisain berdasarkan ukuran standar. Proses ini dibuat dengan metode pola drafting dan tujuan pembuatan pola ini adalah untuk menciptakan sampel baju yang kemudian akan di tes uji.

  3. Pembuatan Sampel

    Pola design yang telah jadi, dikirim ke unit penjahit untuk diproses lebih lanjut. Pola tersebut dijahit pada belacu atau kain muslin. Sampel ini dibuat untuk dianalisa antara kesesuaian pola dan design. Setelah sampel dijahit kemudian ditinjau oleh panel designer, pembuat pola, dan penjahit untuk memastikan apakah ada perubahan atau tidak. Atau sampel baju memang sudah siap untuk diproses lebih lanjut.

  4. Produksi Pola Design

    Setelah contoh pola sudah oke! Maka contoh pola tersebut diambil untuk dibuatkan pola produksi. Pola produksi adalah pola yang akan digunakan untuk produksi pakaian yang lebih banyak. Pattern maker membuat pola pada kertas pembuatan pola standar yang terdiri dari berbagai kelas. Komponen paling penting, pola kertas tisu yang terbuat dari kertas teringan dan tertipis yang bisa didapatkan ditempat umum (toko kain).

    Pola baju dapat dibuat dengan 2 cara : cara manual dan CAD/CAM. Sekarang ini banyak pabrik baju yang mengembangkan metode CAD/CAM karena kemudahannya dalam merancang pola dibandingkan dengan cara manual. Selain itu juga banyak pembeli yang lebih memilih pabrik baju yang menggunakan medote CAD/CAM. Salah satu kelebihan pola produksi yang dibuat dengan metode CAD/CAM adalah dapat disimpan dengan mudah dan Anda juga dapat memodifikasi setiap kali Anda menginginkannya.

  5. Grading

    Tujuan dari grading adalah untuk menciptakan pola dalam ukuran standar yang berbeda yaitu besar, sedang dan kecil atau ukuran standar lainnya (10, 12, 14, 16 dan seterusnya). Pada umumnya kita dapat menemukan pakaian yang sudah jadi dengan ukuran S, M, L, XL, dan XXL.

  6. Marker Making

    Marker making bertugas menentukan seberapa panjang dan lebar (dalam yard) kain yang dibutuhkan untuk setiap design. Computer software dapat membantu tim pengukur membuat tata letak kain yang pas sehingga kain dapat digunakan secara efisien. Pengukuran dibuat sesuai dengan pola-pola yang melekat pada kain. Anda dapat melekatkan pola pada kain dengan bantuan staples. seletah proses ini, maka tim pengukur akan mengetahui seberapa banyak kain yang akan dipesan.

  7. Cutting

    Kain yang telah dipesan kemudian dipotong dengan bantuan mesin potong (cutting machine) yang disesuaikan dengan jenis kainnya. Atau Anda juga dapat menggunakan mesin komputerisasi yang menggunakan sinar laser untuk memotong kain dengan bentuk yang diinginkan.

  8. Sorting / Bundling

    Tim pernyortir menyortir pola sesuai dengan ukuran dan designnya dan kemudian tumpukan kain itu dibuat bundle. Pada proses ini membutuhkan ketelitian karena ketika kain dikumpulkan dalam bundle tapi ukuranya tidak sama, maka dapat membuat masalah yang lebih parah.

  9. Sewing / Assembling

    Proses selanjutnya adalah penjahitan. Pabrik baju yang sudah besar, memilih untuk memiliki unit penjahitnya sendiri dari pada memberikan proyek penjahitan ini kepada kontraktor. Salah satu alasannya adalah karena proses penjahitan bisa langsung dikontrol oleh pabrik itu sendiri agar dapat mengurangi “produk gagal”.

    Pada proses ini akan ada begitu banyak operator yang mengendalikan mesin jahit. Sebagai contoh operator A akan menjahit khusus bagian lengan, kemudian operator B akan menjahit khusus bagian kerah bajunya saja dan sebagainya. Yang pada akhirnya bagian-bagian baju tersebut dijahit hingga terbentuklah sebuah baju lengkap.

  10. Inspeksi

    Setelah proses penjahitan selesai, proses selanjutnya adalah inspeksi. Dalam proses ini hasil jahitan akan diseleksi oleh quality control. Jahitan yang terbuka, teknik jahit yang salah, benang yang tidak cocok, dan benang yang kusut dapat mempengaruhi kualitas produk. Oleh sebab itu sebelum diedarkan baju akan diseleksi terlebih dahulu.

  11. Pressing / Finishing

    Pada proses ini, beberapa operator akan menggerakan mesin strika untuk merapihkan pakaian yang mengkerut sehingga pakaian akan terlihat lebih rapih.

  12. Inspeksi Akhir

    Pada sesi ini, pakaian akan diseleksi untuk yang terakhir kalinya. Bagi industri tekstil dan pakaian, kualitas produk benar-benar diperhatikan. Mereka tidak akan membiarkan salah satu produk mereka yang sudah diedarkan terlihat “gagal”, misal warna luntur, jahitan terbuka, kancing baju lepas, bahkan kain robek. Karena hal ini akan mempengaruhi image pabrik mereka sendiri.

  13. Packing

    Packing adalah proses terakhir dimana semua produk di-packing sesuai dengan ukuran, design, dan warna yang kemudian akan didistribusikan ke toko-toko baju.

Bisnis Konveksi Vs Pakaian Import

Konveksi merupakan usaha mikro kecil dan menengah  atau orang-orang juga sering menyebutnya industri rumahan. Pada usaha ini, tidak hanya baju yang dibuat oleh pelaku usaha konveksi tapi bermacam-macam. Contohnya : konveksi tas, topi, jaket, dan masih banyak yang lain. Pada umumnya, pengusaha konveksi mendapatkan pesanan dalam jumlah yang besar pada momen-momen tertentu saja, seperti menjelang lebaran, pilkada (membuat seragam partai), dan pergantian tahun ajaran baru (membuat seragam sekolah).

Di Indonesia, tidak sedikit pelaku usaha konveksi. Pengusaha konveksi tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia tapi memang yang terkenal konveksi di Bandung, bogor dan Jakarta. Pada dasarnya, kebanyakan pengusaha konveksi merupakan pengusaha yang mandiri dari segi modal, manajemen, sampai dengan pemasarannya. Semua itu dilakukan sendiri tanpa bantuan dari pemerintah.

Untuk membuka sebuah usaha konveksi yang tidak terlalu besar, biaya yang dibutuhkan kurang lebih Rp. 300.000 – Rp. 600.000. Dengan modal mesin jahit bekas dan beberapa peralatan jahit lainnya seperti gunting, jarum, benang, alat ukur kain, kain dan yang lainnya, Anda sudah bisa membuka usaha konveksi.

Salah satu ancaman terbesar dari usaha konveksi ini adalah maraknya pakaian import dengan harga yang murah dan kualitas baik dari negara Cina, Hongkong, Thailand, dan Korea. Betapa seringnya kita menemukan pakaian import asal negara tirai bamboo Cina diberbagai pusat perbelanjaan. Kalau di Jakarta contonya Mangga Dua. Hampir semua barang yang dijajakan dari toko satu ke toko yang lain berasal dari Cina.

Cina merupakan negara yang peningkatan ekonominya paling cepat di dunia, hal ini telah diakui oleh IMF (Innternational Monetary fun) yaitu badan yang bertanggungjawab dalam mengatur system financial global dan menyediakan pinjaman kepada negara anggotanya untuk membantu masalah-masalah keseimbangan neraca keuangan masing-masing negara. Mengapa pertumbuhan ekonomi Cina meningkat begitu cepat?

Suatu penemuan yang mengejutkan. Meskipun pertumbuhan ekonomi negara Cina yang dititik beratkan  pada pembangunan pabrik baru, mesin manufaktur dan system komunikasi yang lebih baik (dengan kata lain teknologi yang lebih baik), dan investasi pada bidang infrastruktur adalah penting, tapi jumlah pekerja Cina yang meningkat tajam berkelanjutan dalam hal produktivitas (yaitu efesiensi pekerja meningkat) adalah kekuatan pendorong dibalik booming nya perekonomian Cina. Hasil dari semua ini, Cina mendapatkan investor asing yang mau menanamkan modalnya.

Lalu apa yang akan dilakukan agar pelaku usaha konveksi Indonesia dapat bersaing dengan pakaian import asal Cina? Pemerintah harus mendukung dan memperhatikan pengusaha konveksi seperti mendapatkan jaminan kepastian usaha, meninjau kembali kebijakan ekspor dan import, kebijaksanaan untuk mendapatkan kredit dan buyer dan mengadakan seminar dan pelatihan untuk usaha mikro.

Contoh kasus yang membuat beberapa usaha konveksi mengalami kemerosotan adalah isu kenaikan BBM. Dengan meningkatnya harga BBM dapat berimbas pada kenaikan harga bahan baku, biaya operasional (note: jika kita mempunyai infrastruktur yang baik, maka hal ini dapat menekan biaya operasional. Masalahnya, infrastruktur di Indonesia belum bisa dikatakan baik) dan kenaikan upah karyawan yang tidak diimbangi oleh harga jual karena rendahnya daya beli masyarakat. Hal ini semakin mempersulit keadaan pengusaha konveksi. Ditambah lagi sepertinya, pemerintah tidak berupaya melindungi industry kecil dengan kebijakan impor pakaian asal negara Cina yang semakin marak.

Kemudian, para pelaku usaha konveksi juga harus mengejar segala bentuk ketinggalan. Usaha konveksi sangat identik dengan kreatifitas. Oleh karena itu, untuk dapat bertahan dari serangan pakaian jadi asal Cina, usahawan konveksi harus memperbaharui kualitas design. Kecenderungan untuk meniru design luar harus segera ditinggalkan dan mulailah untuk membuat sesuatu yang original . kalau bisa Indonesia menjadi trend setter. Hal ini juga tidak luput dari peran pemerintah untuk selalu meng-update segala bentuk kemajuan teknologi dengan mengadakan seminar dan pelatihan.

Tips memulai bisnis baju kaos

Bisnis baju kaos sekarang sudah banyak digandrungi oleh pemuda-pemudi kita. Salah satu alasannya adalah walaupun semakin banyak model baju bermunculan belakangan ini, kaos tetap menjadi idola hampir disetiap kalangan (baik tua maupun muda) dengan kata lain kaos tidak lekang oleh waktu.

Bisnis kaos bisa dikatakan bisnsi “creativity” oleh karena itu kreativitas tinggi sangat diperlukan. Sudah banyak contoh bisnis kaos baik Indonesia maupun mancanegara yang sudah menggapai kesuksesan dengan kreativitasnya. Contohnya saja “Dagadu”-pabrik kaos asal Yogyakarta dan C59 – pabrik kaos asal Bandung. Sedangkan brand luar negeri ada DIESEL, GUESS, KENNETH COLE, ARMANI, AQUA VI, dan masih banyak lagi.

Bisnis kaos memang tampak menyenangkan, apa lagi bagi Anda yang suka berkreativitas dan bereksperimen. Tapi sebelum mulai bisnis ada baiknya Anda mengetahui tips memulai bisnis kaos berikut ini:

  1. Lakukan Penelitian dan Perencanaan

    Ketika Anda ingin memulai sebuah bisnis apapun bisnisnya, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan research dan planning. Anda tidak boleh memulai suatu bisnis hanya berdasarkan pada rasa suka. Anda tetap membutuhkan hasil research dan perencanaan yang matang.

    Dapatkanlah berbagai informasi mendasar tentang bisnis kaos. Anda bisa mencari tau dari pabrik kaos yang sudah memulai bisnis terlebih dahulu bagaimana mereka bisa mendapatkan untung besar dan bertahan hingga kini.

    Anda juga harus menetapkan anggaran sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis ini. Mungkin Anda memiliki rencana besar, tapi Anda memiliki dana yang kecil. Jadi pastikan Anda mempunyai sumber daya yang cukup untuk memenuhi harapan Anda.

  2. Buat brand/merek sendiri

    Membuat merek sendiri tentu saja merupakan pondasi utama untuk bisnis Anda, jadi Anda harus benar-benar memperhatikan bagian ini. Buatlah merek yang mempunyai kepribadian yang kuat dan unik. Ingat kepribadian yang kuat dan unik akan selalu menonjol!

    Mulailah untuk memikirkan nama yang aneh, unik, mudah diingat, dan berbeda dari yang lain. Jangan lupa juga untuk membuat tagline yang merangkum semua inti dari merek Anda ke dalam satu kalimat, sehingga konsumen tau bisnis Anda ini tentang apa sih!

  3. Buat design anda sendiri

    Pada proses ini, coba Anda cari referensi sebanyak mungkin tentang design kaos yang sedang tren pada saat ini. Anda bisa bergabung dalam forum-forum design untuk mendapatkan input atau mencari design kaos secara online di http://www.guru.com, www.elance.com, atau www.odesk.com. Jika Anda bukan seorang graphic designer, maka Anda membutuhkan seseorang designer untuk membantu Anda dalam mengeksekusi design Anda.

    Setelah design selesai, mulailah pada proses pencetakan gambar. Kalau Anda ingin memproduksi sendiri pembuatan kaos, Anda membutuhkan berbagai macam alat sepeti printer inkjet, printer kertas biasa, iron-on transfer papers, electric iron dan tentu saja kain yang sudah dipilih. Mungkin proses ini terlihat kompleks bagi Anda yang baru pertama kali memulai bisnsi kaos, tapi kalau Anda sudah menjalaninya hal ini akan terasa menyenangkan karena Anda akan menuangkan segala kreatifitas Anda.

    Jika Anda tidak ingin direpotkan dengan proses tersebut, ditambah lagi Anda tidak mempunyai peralatan yang lengkap, maka Anda bisa menyerahkan proses pembuatan kaos tersebut kepada pabrik kaos yang sudah Anda percaya. Anda hanya menyerahkan hasil design Anda kepada pabrik kaos tersebut dan jangan lupa untuk menjelaskan apa yang Anda harapkan dari kaos Anda.

  4. Ketahui Pesaing Anda

    Jangan malas untuk selalu mengawasi pesaing Anda. Berapa harga yang mereka lempar ke konsumen, design mereka seperti apa, bahan yang digunakan apa, dan promosi apa saja yang mereka berikan kepada pelanggan mereka. Anda harus belajar dari pesang Anda. Jika mereka bisa, Anda juga pasti bisa. Tapi ingat, Anda harus datang dengan konsep dan ide-ide Anda sendiri.

Tips Menjual Baju Bayi Melalui Facebook

Dunia mode tidak hanya untuk orang dewasa dan remaja saja. Bayi pun sudah tidak mau ketinggalan dari dunia fashion yang pergerakannya sangat cepat ini. Sekarang, banyak ibu-ibu muda yang ingin melihat bayi mereka  fashionable dengan mengenakan baju yang lucu. Dan bahkan tidak sedikit ibu – ibu muda memakai baju yang sama dengan bayi mereka ketika menghadiri acara-acara tertentu atau bahkan hanya untuk jalan-jalan di mall.

Melihat keadaan ini, maka peluang untuk berbisnis pakaian bayi pun semakin menggiurkan. Tidak masalah jika Anda tidak mempunyai pengalaman sedikit pun dibidang ini. Semua itu bisa dipelajari. Seperti yang akan saya bahas dalam artikel ini, bagaimana cara menjual baju bayi melalui Facebook.

Mengapa Facebook? Facebook merupakan situs jejaring social No.1 di dunia. Bahkan Indonesia menjadi Negara dengan pengguna Facebook terbanyak yaitu +- 41.8 juta setelah United State (+- 157.4 juta). Ditambah lagi, habit orang Indonesia yang suka bersosialisasi dan berinteraksi dengan sesamanya, membuat Facebook menjadi media terbaik untuk memasarkan baju bayi dagangan Anda.

Sebelum memulai kegiatan Anda – menjual bayu bayi di Facebook, Anda harus mencari supplier / pabrik baju bayi yang dapat menyediakan produk sesuai dengan harapan Anda. Di Indonesia ada beberapa pabrik baju bayi yang bisa Anda pilih, contohnya di Banduang. Kita tahu bahwa Bandung merupakan pusat garment dan tekstil Indonesia, jadi luangkanlah waktu Anda untuk mencari informasi tentang pabrik baju bayi terbaik di Bandung.

Setelah mendapatkan supplier / pabrik baju bayi yang sesuai dengan harapan Anda, barulah Anda menyusun strategi untuk memasarkannya melalui Facebook. Berikut tips yang bisa Anda contoh:

  1. Buat Fan Page Facebook

    Jika Anda pengguna aktif Facebook, maka hal ini akan memudahkan Anda. Buatlah akun baru atau gunakan akun lama Anda untuk membuat fan page bisnis Anda. Dengan ratusan juta pengguna Facebook, tentu hal ini menjadi kesempatan besar untuk mendapatkan uang sebanyak mungkin dari jualan Anda.

    Invite semua teman Anda untuk “like” fan page bisnis Anda. Anda juga dapat menggunakan Facebook Ad untuk mendapatkan fans yang lebih banyak. Setelah komunitas Anda mulai terbentuk, seringlah memberikan update tentang produk yang Anda jual dan buatlah promo-promo menarik.

    Bagi Anda yang sudah mempunyai website, saya sarankan untuk membuat fan page di Facebook dan mulailah untuk mengeksplorasi bagaimana cara untuk melakukan bisnis di Facebook. Sudah banyak penjual online yang meraup untung dengan menggunakan Facebook sebagai media, jadi jangan sampai ketinggalan!

  2. Buat Grup

    Untuk menambah exposure dagangan Anda, buatlah group di Facebook – close group atau open group terserah Anda. Tapi saya sarankan untuk open group saja, karena semakin banyak member akan semakin baik. Anda bisa memperkenalkan barang dagangan Anda di group ini.

    Mungkin yang menjadi member  group beberapa diantaranya adalah penjual online sama seaperti Anda yang ikut memperkenalkan produk mereka. Anda tidak perlu merasa tersaingi! Jika produk Anda lebih berkualitas  dan cara Anda berinteraksi dengan konsumen sangat baik, saya rasa pembeli tidak akan lari dari Anda.

  3. Facebook Marketplace

    Mungkin banyak pengguna Facebook yang tidak mengetahui Facebook Marketplace (https://apps.facebook.com/marketplace). Facebook Marketplace merupakan aplikasi yang dibuat oleh Oodle. Pada dasarnya, sistem kerjanya sama dengan eBay, Multiply, dan Tokobagus. Di Facebook Marketplace Anda bisa menjual bayu bayi dagangan Anda.

  4. Facebook Ad

    Sudah tidak diragukan lagi Facebook Ad dapat membantu Anda meraup keuntungan yang lebih besar. Banyak perusahaan-perusahaan yang mempromosikan brand mereka menggunakan Facebook Ad. Memang, Anda harus mengeluarkan biaya extra untuk applikasi ini, tapi jika Anda tahu bagaimana menekan CPC (cost per click) maka Anda akan mendapat untung yang lebih besar dengan banyak pembeli yang datang.

    Berapa kali Anda berfikir untuk memulai bisnis Anda sendiri? Sekali, dua kali atau bahkan ribuan kali! Terkadang kehidupan ini memaksa kita untuk memulai bisnis sendiri, dan  semua orang yang melakukan bisnis bukan berarti mereka tidak mendapatkan pekerjaan di luar sana tapi mereka sudah menjalani kehidupan mereka yang keras dan sudah sampai pada tingkatan yang lebih tinggi untuk menuju tangga kesuksesan. Keinginan saja tidaklah cukup untuk menjalani sebuah bisnis apapun itu bisnisnya, tapi Anda harus mempunyai keahlian, pengetahuan dan tentu saja tekat yang kuat untuk menjalaninya semua.

Membeli Baju Anak Grosiran dan Menjualnya Secara Online

Anda mungkin tipe orang yang sangat senang dan hobby membelikan baju baru untuk anak-anak. Setiap ke mall atau pusat perbelanjaan, Anda selalu membelikan baju untuk anak Anda. Dengan design, model dan warna yang lucu-lucu, memang terkadang membuat seorang ibu susah menahan keingingan membelikan baju baru untuk anaknya, walaupun sebenarnya membelikan baju baru tidaklah terlalu penting. Alhasil Anda hanya membuang – buang uang saja demi mengikuti keinginan.

Hobby membelikan baju anak tidak lah buruk. Apalagi jika Anda bisa menghasilkan uang tambahan dengan hobby Anda ini. Pernahkan terfikir oleh Anda untuk membeli baju anak grosiran dan menjualnya kembali? Emmm, mungkin Anda pernah memikirkannya! Jika iya, cobalah untuk mewujudkannya.

Membeli baju anak grosiran dan menjualnya kembali secara online, memang sendang menjadi tren saat ini. Mengapa secara online? Denggan cara online Anda bisa bekerja dari rumah tanpa meninggalkan anak-anak Anda. Secara online, Anda tidak membutuhkan modal yang besar seperti menyewa toko di mall atau di pasar. Dan dengan cara online, Anda dapat melakukan kegiatan jual beli dengan mudah dan praktis.

Apa yang harus saya lakukan untuk memulai bisnis rumahan ini?

  1. Mencari Pabrik Baju Anak

    Karena Anda tidak memproduksi baju sendiri, maka mencari pabrik baju anak adalah tugas pertama Anda. Anda bisa melakukan pencarian Anda melalui internet atau mendapatkan informasi dari teman, saudara, bahkan tetangga Anda sendiri.

    Bandung merupakan pusat industri tekstil dan garment di Indonesia. Oleh karena itu, pasti banyak pabrik baju anak yang berada di Bandung. Jika Anda mempunyai waktu dan kesempatan untuk pergi ke Bandung, tidak ada salahnya Anda langsung datang ke pabrik baju anak dan melakukan negosiasi tentang kerjasama ini.

    Dengan membeli langsung dari pabrik, Anda akan mendapatkan harga pabrik- yang artinya harga barang jauh lebih murah dibandingkan Anda membeli baju di toko grosiran.

  2. Memasarkan secara online

    Setelah Anda mendapatkan pabrik baju anak yang sesuai dengan harapan Anda, langkah selanjutnya adalah membekali diri Anda dengan pengetahuan marketing online. Marketing online ada berbagai macam cara. Anda bisa menggunakan blog, website sendiri, social media, forum atau bahkan dengan cara berbayar sekalipun (beriklan di Facebook dan Google).

    Berikut beberapa ide untuk online marketing:

    a. Website

    Anda membutuhkan sebuah website untuk memasarkan baju dagangan Anda. Jika Anda tidak familiar dengan hal ini, Anda bisa meminta bantuan seorang design programmer untuk membantu Anda membuatkan website.

    b. Manfaatkan website jual beli

    Ada beberapa website jual beli yang sudah mendapatkan reputasi baik. Contohnya eBay, Multiply, Tokobagus, dan Forum Jual Beli Kaskus. Beberapa contoh website ini sudah mempunyai trafik yang sangat baik.

    Trafik artinya seberapa banyak pengguna internet yang mengunjungi website tersebut. teorinya semakin banyak pengunjung, maka semakin banyak pula kesempatan Anda mendapatkan potential buyer jika Anda menggunakan website tersebut sebagai media marketing online Anda.

    Untuk menjadi member di website tersebut tidaklah terlalu mahal. Anda hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp. 50.000 – 350.000,-. Setelah Anda sudah resmi menjadi member, maka Anda sudah siap untuk berjualan.

    c. Social Media

    Social media merupakan alternatif lain untuk memasarkan barang dagangan Anda. Anda bisa menggunakan Facebook dan Twitter. Mengapa Facebook dan Twitter?

    • Facebook merupakan jejaring social yang menduduki tangga No.1 dunia dengan  total pengguna aktif lebih dari 600 juta. Sedangkan di Indonesia total penggunanya sekitar +- 41.8 juta users.

    • Twitter merupakan jejaring social terpopuler ke dua setelah Facebook di Indonesia dengan +- 19,5 juta pengguna.

    Melihat data tersebut, sudah tentu Facebook dan Twitter merupakan ladang mencari uang yang terbaik saat ini di Indonesia. Buatlah fan page Facebook dan akun Twitter atas nama bisnis Anda untuk memulai kegiatan Anda berjualan online.

SELAMAT MENCOBA!

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.